Sunday, 30 July 2017

# Daily Life

Life Style Blogger, Bagaimana Cara Nonton dan Kuliner Gratis?!



Pukul 10.30, aku baru datang di Perpusatakaan Umum di daerah Gandaria tempat acara kopdar Kubbu, yang rencananya acaranya akan dimulai pukul 10 pagi. Di depan, Mas Aris sang narasumber sudah duduk manis dengan Team Dapur Kubbu untuk mempersiapkan acara ini. Kuperhatikan, belum terlalu banyak peserta yang hadir. Dan aku jadi ngerasa malu gitu, ini narasumber datangnya duluan woy! Ini ilmu siapa yang butuh sebenarnya?! Ngomong sama diri sendiri.

Tapi setelah kupandang wajah Mas Aris yang menampilkan ekpresi kalem. Aku jadi mikir, ini narasumbernya kece banget. Maksudku kece banget sudah sabar menunggu peserta yang butuh ilmunya dia. Terima kasih ya Mas, udah sabar. Orang-orang yang sabar pasti disayang Tuhan kok.

Untunglah, nggak begitu lama sebagian besar peserta sudah datang dan acara dimulai. Dengan Mas Yoga - salah satu cowok kece di Kubbu sebagai moderator.

Narasumber dan Team Dapur Kubbu (ka-ki: Om Eka, Mas Achi, Mas Aris, Mas Yoga)

Untuk mereview sebuah film ada aspek-aspek yang perlu diperhatikan. Berikut adalah ringkasan dan pertanyaan yang akan merangsang kita untuk membuat review film atau menulis tentang film dalam Blog.

  1.   Poster. Apa yang kamu rasakan ketika melihat poster film tersebut? 
  2.  Alur Cerita. Apakah alur ceritanya membuatmu bertahan hingga akhir? 
  3.  Pemain. Pemeran utama, pemeran pembantu, pemeran paling menarik perhatian. 
  4. Sinematografi. Bagaimana tata kamera dan pencahayaan dalam film tersebut tidak ada yang mengganggu?
  5. Tata Suara, Musik. Apakah musiknya sesuai dengan adegan yang ditampilkan? Atau musiknya berlebihan dan malah mengganggu?
  6. Sutradara. Apakah berhasil dalam pembuatan film tersebut? 
  7.  Skenario. Seberapa kuat dialog memberi kontribusi dalam film? Apakah memperkuat cerita atau malah merusak? 
  8.  Best Moment. Apa yang paling kalian suka dari film itu? 
  9.  Kesan, Pesan. Dan apa yang kalian dapat dari film itu?

Baiklah pertanyaan utamanya adalah. Bagaimana caranya agar dibayar ketika kita mereview film? Atau setidaknya dapet nonton gratislah. Sebagai seorang Blogger, senjata utamanya adalah Blog. Jadi mari kita ciptakan Blog yang aktif dengan konsisten menulis. Pesan Mas Aris adalah “CONTENT IS A KING!”

Nggak ada jalan pintas menuju Roma. Semua butuh perjuangan dan ketekunan. Setalah rajin menulis dan konsisten. Kita bisa mengajukan kerja sama dengan PH pembuat film dan mengikuti kompetisi review film. Dan tentu saja mereka akan melihat blog kita terlebih dahulu. Terus, gimana caranya kita kenal dengan Rumah Produksi pembuat film dan info dari kompetisi itu? Hemmm.

Siap-siap ya... aku bakal kasih tau beberapa komunitas pecinta film di twitter. Kalian bisa kepoin twitternya di akun Festival Film Bandung, Film Indonesia, dan beberapa akun serupa lainnya. Intinya, networking itu penting untuk menciptakan peluang. Harus aktif cek sosmed dan gabung komunitas agar info makin gampang kita peroleh.

Masih ada satu tips terakhir lagi, untuk menentukan judul postingan kita mengenai film, Mas Aris mengambil dari kalimat-kalimat yang ada di film tersebut agar lebih eye catching dan menarik pembaca.

Jadi bagaimana gaes? Sebagai orang awam, dulu aku juga pernah nulis kesan tentang film yang aku tonton. Tulisan asal aku itu bisa kalian baca di postingan yang ini Kesan Nonton Resident Evil: The Final Chapter

Dengan soknya aku menciptakan rating yang cuma dari alur cerita dan perasaan bagaimana waktu nonton film itu. Baru tau, jika rating tidaklah main-main. Rating mempertaruhkan kerja keras seluruh kru film. Jadi nggak etis banget ya rating yang kuciptakan. Huhu

Benaaa
Lanjut sesi berikutnya. Dengan Cewek cantik Benaaa dengan a3 ya. Karena kalau a-nya ada 4 nanti HVS! Itu sih tadi yang Benaaa bilang pas sesi perkenalan. Lumayan bikin mringis kan, biar nggak serius terus. Heheh

Sebenarnya, kalau untuk jadi food blogger aku kurang tertarik. Jujur aja, aku kalau makan rasa nomor sekian yang penting harga. Apalagi kalau porsinya banyak, enak, murah. Itu surga buat anak kost miskin macam aku ini. Aku juga nggak pilih-pilih makanan, asal bikin kenyang dan nggak keracunan udah cukup. Iya, sesimpel itu hidupku.

Benaaa ini sudah terkenal diantara food blogger lain. Aktif di blog sejak tahun 2009, dan memang suka dengan kuliner dan travelling. Tagline blognya aja Eat, Sleep, Travelling. Lifes goals banget yaaa...

Jadi, gimana caranya untuk menjadi seorang food blogger? Begini singkatannya. Check this out:

  1. Point of Interest: Plating, Rasa, Suasana, Foto, Lokasi, Harga, Nama Menu 
  2.  Angle Foto: Pencahayaan, background foto, Penataan Makanan, Ambil Foto Sebanyak-banyaknya,
  3. Editing 
  4.  Banyak-banyak memperkaya rasa lidah, agar bisa membedakan rasa dan komposisinya.
  5. Passion dan suka menulis agar bisa menciptakan bayangan rasa bagi pembaca 
  6.  Jujur ketika mereview makanan

Sekali lagi, untuk menjadi food blogger yang sukses harus KONSISTEN MENULIS dan rajin-rajin mencicipi makanan agar kata semakin elok dan lidah semakin kaya rasa. Terus, yang pasti base on passion juga. Bukan karena uang. Itu namanya matre dan itu pamali. 

Ketika uang tak kunjung datang, akan memupuskan harapan, dan menimbulkan kemalasan. Buat apa nulis kalau nggak ada hasil? Yakin aja gaes, kerja keras tak pernah menghianati hasil.

Dan bagi orang yang suka nulis, menulis adalah satu cara pelepas emosi dan stress. Lalu apa jadinya kalau nggak nulis? Bakal hilang arah dan kehidupannya jadi hambar. Sebenarnya, ini dari pengalaman pribadi. Ketika ide bergelimpangan di otak. Dan tak segera dituliskan atau nggak bisa menuangkannya dalam tulisan, aku akan langsung frustasi. Kayak ada yang salah dalam hidupku. Dan ujung-ujungnya ngerasa nggak berguna gitu. Menyedihkan. Huhu


Kubbu BPJ
Setelah semua acara seriusnya selesai, Kubbu masih ngadain pesta kebun. Leyeh-leyeh di taman yang rindang sambil ngemil jajanan pasar dan sharing. Perut kenyang ilmu nambah. Awesome! Terima kasih Kubbu!


Salam sayang,
Ning!

18 comments:

  1. Jadi bisa ngebayangin keseruan kopdar walau berhalangan hadir. Thank You sharingnya Ning 😘😘

    ReplyDelete
  2. Jadi bisa ngebayangin keseruan kopdar walau berhalangan hadir. Thank You sharingnya Ning 😘😘

    ReplyDelete
  3. Makasih ningsih tulisannya. Walaupun berhalangan ikut kopdar, tapi bisa tetep dapet ilmunya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 Kharin, padahal aku kangen kamu 😢

      Delete
  4. Ah nyesel enggak dateng. Seru banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lala... Aku berharap kamu dateng lho, pengen pinjem buku, heheh

      Delete
  5. Tulisannya bagus. Konsisten banget pake kata tunggal aku. Tapi revisi dari bena, yg paragraf awal terlalu detail hehehe. Udah itu aja.

    Terima kasih ya sudah hadir :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaahhhh... Mimpi apa dikomen Kak Benaaa... Makasih masukannya Kak 😘

      Delete
  6. Wahhh seruu ya acaranya... Semoga next time bisa gabung dan dapat jaringan baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak, kopdar kubbu pasti selalu penuh ilmu dan seru banget pastinya

      Delete
    2. semoga terus ada acaranya dengan narsum yang lain

      Delete
  7. Aku memang anak baik2, jadi muka nya kalem... Wkwkwkw... Makasih ya tulisannya, aku sukak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaahhh... Cubit pipi kanan-kiri. Makasih Mas udah suka aku. Eh, tulisanku heheh 😄

      Delete
  8. Mantapp ka tulisannya sangat lengkap, saat membacanya seakan sedang ada didalam ruangan ikut kegiatan itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Bang MT! Masih harus meningkatkan jam terbang ini. Huhu

      Delete
  9. Bermanfaat banget buat yang dateng telat kayak aku! Lengkap banget infonya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih udah mampirrrr, kiss kiss... :)

      Delete

instagram